Wednesday, April 2, 2014

Very First Patchwork

Halo halo halo hai! 

Dengan muka tembok, saya beranikan diri nulis lagi di sini. Ke mana aja sebulanan ini? Nggak kemana-mana sih. Ngapain aja? nggak ngapa-ngapain juga sih. Terus? Ya biasa, kesibukan di dunia nyata mengalihkan perhatian saya dari dunia maya. Weeeek, ngeles.

Oiya, sekalian mau bayar utang. Kayaknya di postingan sebelumnya pernah bilang mau kasih liat hasil eksperimen. Meskipun nggak sukses ya, hehe. 

Bayangan awalnya dulu, mau bikin yang seukuran pashmina. Tapi ternyata, kerjaan nyambung-nyambungin potongan-potongan kain ini nggak segampang yang saya bayangkan. Harus telaten. Ditambah lagi, pas motong-motong kain jadi kecil-kecil, ukurannya harus benar-benar presisi sampai skala milimeter! Dengan segala keterbatasan yang saya punya, voila, this is it! Pashmina patchwork wanna be ala jeng nita :D




Ya, seenggak-enggaknya masih ada bentuknya, nggak kayak amoeba. Malah susah kali ya, bikin yang bentuknya kayak amoeba. Pertama kali dibawa ke kantor, banyak yang gagal mendeskripsikan ini benda apa. Ada yang bilang ini popok. Ada yang bilang bedong. Ada yang bilang perlak bayi. Ada yang sama sekali nggak punya ide. Hehehe.

Harap maklum, dari ide awal bikin seukuran pashmina, realisasi ukuran panjangnya cuma jadi sekitar 3/4nya. Terus, mungkin karena pemilihan warnanya yang terlalu soft, identik sama warna-warna barang tetek bengeknya new born baby. Ditambah lagi, pemakaian bahan minky buat lapisan sebaliknya, yang memang biasa dipakai buat bahan perlengkapan bayi. Hihi.

Tapi, tetep kok, masih ada penggemarnya. Hahaha *ketawacongkak. Di hari keduanya disampirin di kursi kerja udah ada yang nyulik aja. Tau-tau udah dibawa pulang, seminggu lebih baru balik. Wakakak. Bahkan itu belom sempet diambil gambarnya! Akhirnya setelah ngemis-ngemis ke penculiknya dibalikin sih. Gambar di atas itu adalah gambar fresh from londrian penculik. Nggak mau melewatkan kesempatan, begitu dibalikin langsung dipotoin, siapa tau diculik lagi nanti, hihi. 


Selamat apa saja semua!




1 comment:

  1. Thanks for sharing. Mau tahu hal penting apa saja yang harus diperhatikan dalam proses menjahit pakaian?. Anda bisa mendownload tutorial menjahit di Fitinline.

    ReplyDelete